Pentingnya Mental Health

 Pentingnya Mental Health

Kesehatan mental merupakan suatu hal yang sangat penting. Meskipun kita memiliki fisik yang kuat dan sehat, tetapi kesehatan mental kita terganggu, maka semua itu tidak akan ada gunanya. Hal ini dikarenakan, gangguan mental dapat berdampak pada psikologis, emosional, ataupun kehidupan sosial seseorang.

Kesehatan mental yang terjaga akan mencegah datangnya gangguan mental serta akan membuat kita lebih sejahtera. Menurut World Health Organization (WHO), terdapat empat kriteria yang menjadi pertanda terjaganya kesehatan mental, yakni:

·       Dapat mengatasi berbagai stres dan masalah kehidupan

·       Mampu bekerja secara produktif

·       Bisa menggali potensi diri

·       Berkontribusi terhadap masyarakat sekitar.

Ada berbagai contoh gangguan kesehatan mental seperti stress, depresi, gangguan kecemasan, bipolar, ADHD (Attention Deficit and Hyperactivity Disorder), dan masih banyak lagi. Perlu kita sadari bahwa kesehatan mental menjadi sebuah kebutuhan yang harus selalu diperhatikan oleh masyarakat.

Menurut survey yang dilakukan oleh World Health Organization atau WHO, sekitar 20 persen anak-anak dan remaja di dunia mengalami gangguan dan permasalahan mental. Dengan lebih dari 800.000 orang setiap tahunnya meningga karena bunuh diri. Bunuh diri sendiri menjadi penyebab terbesar ke-2 kematian yang terjadi pada usia 15-29 tahun. Dengan ini kesehatan mental sangan penting dan harus diperhatikan oleh masyarakat. Mental health perlu ditangani dan tidak ada salahnya juga untuk pergi ke psikolog atau psikiater, terkadang karena stigma masyarakat yang selalu mengatakan jika pergi ke psikolog atau psikiater maka kita menderita gangguan jiwa membuat kita mengurungkan niat untuk pergi. Padahal, tidak selalu seprti itu, pergi ke psikolog atau psikiater bukan hal yang memalukan, bahkan dalam kondisi sehat sekalipun kita boleh pergi kepada mereka. Bisa hanya untuk menceritakan hal yang kita alami, mengeluh kesah apa yang kita rasakan a.k.a curhat. Tidak harus pergi ke psikolog atau psikiater, Jika memang kita tidak bisa pergi, kita dapat menceritakan semua hal yang kita rasakan kepada orang-orang di sekitar kita, orang-orang yang menurut kita dapat dipercaya.

Selain itu, untuk mengurangi dasar dari  gangguan kesehatan mental seperti stress yang kita rasakan dapat menguranginya dengan memulai dari hal-hal kecil terlebih dahulu yang mungkin membuat kita merasa senang dan dapat meredakan rasa stress tersebut. Seperti mendengarkan musik, makan makanan favorit kita, tidur sejenak, atau bahkan menangis. Para remaja generasi Z pun banyak yang mengalami stress yang ditimbulkan oleh banyak faktor. Cara mengelola stress dapat dilakukan dengan cara antara lain, berjalan santai di luar ruangan, tarik napas dalam-dalam, olah raga, meditasi, dan menulis buku harian. Cara-cara tersebut dapat membuat pikiran kita lebih tenang, sehingga kita dapat melihat hidup dengan lebih jernih.

Cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan mental kita, antara lain meliputi:

·       Belajar menghargai diri sendiri

·       Menjaga kesehatan tubuh dengan menjalani gaya hidup sehat

·       Jagalah hubungan dengan orang-orang baik, termasuk keluarga

·       Melakukan hal baik untuk orang lain

·       Belajar untuk mengatasi dan mengontrol rasa stres dalam pikiran

·       Lakukan aktivitas yang menenangkan pikiran (meditasi atau yoga)

·       Hindari konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang


Dengan ini, Kesehatan mental sangat penting, terlebih lagi untuk generasi Z pada masa sekarang ini yang merupakan generasi penerus bangsa. Jika mental mereka terganggu, maka siapa lagi yang akan membangun dan meneruskan bangsa kita ini. Oleh karena itu, mulailah peduli kepada kesehatan mental dengan cara yang paling sederhana yaitu mulailah mencintai diri kita sendiri.



Sumber:

https://www.alodokter.com/tidak-hanya-sehat-badan-kesehatan-mental-juga-penting-dijaga

https://www.sehatq.com/artikel/pentingnya-kesehatan-mental-yang-tak-boleh-diremehkan

https://communication.binus.ac.id/2019/01/22/mental-health-seberapa-pentingnya-itu/


Komentar